Koetaradja

Suara Rakyat Merdeka

PULIHKAN HAK RAKYAT

Koetaradja.com | Gala Dinner yang diadakan pada Jumat 24 April 2015 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta menjadi acara puncak Pelatihan Fasilitator “Program Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Berbasis Masyarakat di Pulau-Pulau Kecil Terluar.” Tahun ini ada 10 orang perempuan dan 15 orang laki-laki dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti kegiatan pembekalan selama 6 hari sebelum ditempatkan di lokasi sasaran olehKementerian Kelautan dan Perikanan.

Gala Dinner bertema “Pengembangan Pulau-Pulau Kecil Terluar Melalui Pemenuhan Listrik Berbasiskan Energi Terbarukan” ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad, dan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana. Dalam acara tersebut Dirjen KP3K bersama dengan Dirjen EBTKE secara resmi melepas 25 orang fasilitator untuk bertugas di pulau-pulau kecil terluar Indonesia. Para fasilitator yang diseleksi dari 400 orang peminat ini adalah para sarjana lulusan berbagai latar disiplin ilmu dari Universitas Indonesia, Universitas Gadja Mada, Univesitas Hasanuddin, Univesitas Sam Ratulangi, Universitas Riau, Universitas Brawijaya, Universitas Halu Oleo dan Univesitas Padjajaran, dll.

Pelatihan fasilitator ini diselenggarakan oleh Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil (Ditjen KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Proyek EnDev Indonesia GIZ dan Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia. Selain kegiatan pembekalan di ruangan para peserta pelatihan juga diterjunkan langsung ke Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu yang dijadikan percontohan pulau.

Dalam sambutannya Dr. Rudolf Rauch, direktur Program Energi GIZ Indonesia/ASEAN menyampaikan, “Indonesia sangat kaya dengan potensi perikanan dan potensi sumber daya energi terbarukan. namun masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar belum sejahtera. Salah satu penyebabnya adalah kurang mamadainya infrastruktur, misalnya untuk pengawetan ikan. GIZ berkomitmen untuk bekerjasama membantu program pemerintah, termasuk untuk kegiatan pengembangan masyarakat pulau-pulau kecil terluar.”

Dr. Sudirman Saad, Dirjen KP3K KKP menyampaikan, “Pemerintah selama ini kurang menjangkau pulau-pulau kecil terluar. Para fasilitator ini menjadi relawan pulau-pulau kecil terluar yang dapat mewujudkan kehadiran negara di lokasi yang sulit dijangkau.”

Dirjen EBTKE, Rida Mulyana menambahkan, “Adanya PLTS merupakan sumber cahaya penerangan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Fasilitator yang bersedia ditempatkan di pulau-pulau kecil terluar dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.”

Sumber : www.dfw.or.id

Categories: LINGKUNGAN

Leave a Reply


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.