Koetaradja

Suara Rakyat Merdeka

PULIHKAN HAK RAKYAT

Koetaradja.com | Forum Orangutan Aceh (FORA) membagi bagikan stiker kepada penguna jalan di simpang lima Kota Banda Aceh dalam rangka memperingati hari Orangutan Sedunia (World Orangutan Day). Kampanye ini sangat penting sebagai salah satu mommen untuk mensosialisasikan perlindungan dan penegakkan hukum untuk satwa liar aceh khusus nya orangutan. Mengingat tingginya konflik satwa yang ada di aceh dimana yang selalu satwa liar yang selalu menjadi korban, ujar Ratno Sugito, aktifis FORA.

Ratno Sugito, Salah satu aktifis Forum Orangutan Aceh (FORA)

Ratno Sugito, Salah satu aktifis Forum Orangutan Aceh (FORA)

Menurut Ratno, Populasi orangutan di aceh semakin menurun. Ada 5000 orangutan di aceh, 40% nya ada di kawasan TNGL (taman nasional gunung loser) dan 60 % nya ada di Kawasan ekosistem leuser (KEL).

Sepuluh tahun belakangan ini ada 220 orangutan yang masuk ke karantina orangutan di sibolangit sumatra utara, namun disayangkan belum ada satu pun pelanggaran yang diproses hukumnya. Ironisnya, 60% pelaku pemelihara secara illegal ini adalah oknum Aparatur Negara ( Oknum dari PNS, TNI, POLRI).

Laporan temuan dari berbagai lembaga pemerhati satwa yang telah disampaikan kepada pihak terkait juga belum mendapatkan penanganan yang baik.

Upaya penyelamatan Orangutan Sumatra, selain penegakkan hukum juga dibutuhkan sebuah jaminan tempat tinggal orangutan menjadi cacatat tersendiri, mengingat tingginya tingkat perubahan fungsi hutan yang menjadi rumah orangutan di aceh.

“Sebenar nya disadari atau tidak oleh pemerintah. Perubahan/alih fungsi kawasan hutan yang merupakan habitat satwa akan berbanding lurus dengan meningkatnya perburuan, perdangangan, serta konflik satwa di wilayah aceh” lebih lanjut kata Ratno Sugito. (K01)

Categories: LINGKUNGAN, SATWA

Leave a Reply


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.