Koetaradja

Suara Rakyat Merdeka

PULIHKAN HAK RAKYAT

Koetaradja.com | Selama ini kita bekerja bersama dengan masyarakat adat, petani, dan nelayan di 19 wilayah Badan Teritori. Telapak menyadari bahwa perjuangan merebut demokrasi tidak mudah. Untuk itu harus dihargai dengan menggunakan hak pilih pada Pemilu 2014 dengan cara yang bijak. Sudah seharusnya perbedaan pilihan tidak membuat ikatan persaudaraan sesama rakyat menjadi renggang. Dan sudah saatnya kita tunjukkan kedewasaan politik pada pesta demokrasi kali ini, kata  M. Djufryhard, Wakil Ketua Perkumpulan Telapak, Bogor (8/04/2014)

www.telapak.org

Pilihlah partai politik, calon legislatif di Parlemen dan calon presiden nantinya yang bisa membawa aspirasi, mendukung dan memperjuangkan cita-cita gerakan sosial dan lingkungan, harus dipastikan yang akan dipilih harus tulus, jujur, bersih dan konsisten.

Dengan demikian, calon anggota legislatif dan calon presiden yang akan dipilih mampu mengawal hal-hal yang sedang diperjuangkan rakyat sebagai bagian dari hak sebagai warga negara, antara lain : (1) hak‐hak rakyat atas layanan sosial dan ekologis; (2) pengakuan dan jaminan atas keberadaan komunitas‐komunitas lokal sebagai kesatuan sosial yang otonom untuk mengatur dan mengurus dirinya dan sumberdaya alam di wilayahnya; (3) Kebijakan menyangkut kehidupan rakyat dibuat dan dihasilkan melalui proses politik yang demokratis‐partisipatif; (4) Penyelenggaraan pemerintahan yang terdesentralisasi dan transparan; (5) Sumber‐sumber ekonomi lokal yang berbasis sumberdaya alam dikontrol, dikelola dan dimanfaatkan oleh komunitas‐komunitas lokal untuk keberlanjutan mata pencaharian warganya dan bukan sekedar demi pendapatan finansial dengan tetap menjamin keberlanjutan fungsi ekologis alam; (6) Setiap kegiatan ekonomi di wilayah kelola komunitas lokal yang melibatkan penanaman modal dari luar harus mendapatkan persetujuan dari dan melalui proses perundingan yang adil dengan komunitas lokal dengan persetujuan atas dasar informasi awal dan tanpa paksaan (padiatapa), dimana komunitas lokal tetap menjadi pemegang kendali usaha yang utama; (7) Harga‐harga komoditas sumberdaya alam hayati harus lebih tinggi dari biaya produksi langsung dan biaya‐biaya tidak langsung berdasarkan faktor sosial dan ekologis, dimana keuntungan dan marjin terbesar diterima oleh masyarakat/komunitas lokal sebagai penghasil atau produsen; (8) Untuk kesinambungan konsumsi, konsumen mengambil tanggung jawab dengan memastikan kelestarian sumber‐sumber produksi berbasis pada komoditas yang dihasilkan dari pengelolaan sumberdaya alam hayati secara lestari; (9) Komunitas‐komunitas lokal mampu memproduksi dan mereproduksi pengetahuan-pengetahuan dalam pengelolaan ekosistem lokalnya dan (10) Pluralisme hukum yang menjamin berlakunya hukum‐hukum lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati.

Sebagaimana paparan dan penjelasan tersebut diatas, Telapak juga menyerukan kepada seluruh warga negara Indonesia untuk melakukan hal sebagai berikut :

Pertama: Tidak memilih calon presiden dan para calon wakil rakyat di tingkat DPRD (Kabupaten/Kota/Propinsi) dan DPD RI yang berdasarkan informasi dan penilaian akan berpihak pada eksploitasi dan pengerusakkan sumberdaya alam.

Kedua: Tidak memilih calon presiden dan para calon wakil rakyat di tingkat DPRD (Kabupaten/Kota/Propinsi) dan DPD RI yang berdasarkan informasi dan penilaian berindikasi serta berpotensi akan melakukan korupsi.

Ketiga: Memilih calon presiden dan para calon wakil rakyat di tingkat DPRD (Kabupaten/Kota/Propinsi) dan DPD RI yang berdasarkan informasi dan penilaian memiliki rekam jejak baik terhadap penyelamatan sumberdaya alam dan lingkungan.

Keempat: Memilih calon presiden dan para calon wakil rakyat di tingkat DPRD (Kabupaten/Kota/Propinsi) dan DPD RI yang berdasarkan informasi dan penilaian memiliki komitmen jelas dan tegas untuk melakukan penegakan hukum yang adil serta menyelesaikan kasus-kasus hukum yang terkait korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, perampasan hak kelola rakyat serta pengerusakkan sumberdaya alam.

“Semoga jalan menuju terwujudnya sebuah negara dan bangsa yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan bermartabat secara budaya bisa menjadi kenyataanujar Djufryhard.

Categories: LINGKUNGAN

Leave a Reply


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.